Minggu, 21 Juni 2009
Iqro'
Alloh telah menyeru kepada umatnya untuk " Iqro' " ( membaca ) . Lalu apa yang kita lakukan dengan perintah Iqro' itu !Ya memang masih banyak orang yang belum paham dengan perintah ini.Banyak yang memahaminya dengan makna membaca ( Alquran ).Bagi saya pribadi jauh lebih daripada membaca ( suatu tuliasan : Quran atau lainnya ). Lebih dari itu "bacalah" segala ciptaaNya dan semua "kejadian" yang telah ada dimuka bumi ini.Jika kita bisa memaknainya, Insya Alloh kita akan selamat dunia dan akhirat .!
Senin, 25 Mei 2009
Pepadang Jroning Peteng
yen ono padang
mesti iku jalaran ono peteng.
sawise padang ,
banjur teko ing peteng..!
yen ono ing padang , ojo golek peteng,
ning elingo
rikolo peteng , sejatine ono pepadang...,
bukaken ....pepadanging Gusti
jroning ati.......!
mesti iku jalaran ono peteng.
sawise padang ,
banjur teko ing peteng..!
yen ono ing padang , ojo golek peteng,
ning elingo
rikolo peteng , sejatine ono pepadang...,
bukaken ....pepadanging Gusti
jroning ati.......!
Jumat, 03 April 2009
Geguritan Wengi.
dak rakit sing ono jroning nala,
ben ra gawe lara bronto lan raga
''tan keno dak selaki nggonku tresno,
koyo-koyo ra biso urip tanpo sliro",
ning,......
geneyo sliramu rabiso ngerti
opo kang ono jroning ati iki
( kanggone mboke thole lan sendhuk )
ben ra gawe lara bronto lan raga
''tan keno dak selaki nggonku tresno,
koyo-koyo ra biso urip tanpo sliro",
ning,......
geneyo sliramu rabiso ngerti
opo kang ono jroning ati iki
( kanggone mboke thole lan sendhuk )
Senin, 30 Maret 2009
kado di empat puluh delapan
hari ini rabu,
maret dua ribu sembilan,
hari ke dua puluh lima.
aku berangan secuil asa
datang tiba-tiba,
tapi sia-sia.
tak kugapai warna yang berbeda
dari warna pelangi sebelumnya.
malah esok hari
kerikil kecil menghampiri,
tiba-tiba,
"diam seribu bahasa"
sebagai kado
di empat puluh delapan.
( buat yg mengerti ini terima kasih )
maret dua ribu sembilan,
hari ke dua puluh lima.
aku berangan secuil asa
datang tiba-tiba,
tapi sia-sia.
tak kugapai warna yang berbeda
dari warna pelangi sebelumnya.
malah esok hari
kerikil kecil menghampiri,
tiba-tiba,
"diam seribu bahasa"
sebagai kado
di empat puluh delapan.
( buat yg mengerti ini terima kasih )
Selasa, 17 Maret 2009
anekdot tujuh belas
semut kecil menggigit,
lalu kucubit
sedikit sakit.....!
tapi... ia lalu menjerit
"ajari aku dengan KalamMu,
ajari aku dengan tanganMu,
ajari aku dengan sifatMu
Alhamdulillah........Kau beri aku hidayah "
17 maret 2009
lalu kucubit
sedikit sakit.....!
tapi... ia lalu menjerit
"ajari aku dengan KalamMu,
ajari aku dengan tanganMu,
ajari aku dengan sifatMu
Alhamdulillah........Kau beri aku hidayah "
17 maret 2009
Pelangisenja berkata
gerimis datang sore-sore
mengucap salam pada sang pelangi
menegur hati, menyapa diri
" aku datang untuk berkata',
ada sinar dari-Mu,
hari ini...."
moga ini pertanda,
pelangisenja kian bercahya......
mengucap salam pada sang pelangi
menegur hati, menyapa diri
" aku datang untuk berkata',
ada sinar dari-Mu,
hari ini...."
moga ini pertanda,
pelangisenja kian bercahya......
Minggu, 01 Maret 2009
Menapak Hidup Menembus Nasib
Betul Kalammulloh : Nasib seseorang hanya Dia yang tahu dan yang menentukan . Perjuangan manusia hanya sebatas perjuangan, hasil ? Alloh Who will decide ...
Serasa seperti menembus belantara ,tatkala ku berjuang menapak karir sebagai umar bakri yang ingin berkembang.Secara hirarki sebagai umar bakri ingin jadi kepala sekolah, setelah itu jadi...., setelah itu jadi.....Rasanya wajar kan ? Tapi apa yang yang terjadi ketika umar bakri mau ke sana ? Tembok besar dan tinggi, jurang menganga nan terjal, belantara nan lebat, gelap....dan banyak binatang buasnya. Ngeri rasanya untuk masuk...! Tapi Alloh juga berfirman bahwa Ia tidak akan mengubah nasib suatu kaum jika mereka tidak mau mengubahnya sendiri. Maka....masuklah aku...pelaaan...pelaaaan....entah kapan sampainya ?
Serasa seperti menembus belantara ,tatkala ku berjuang menapak karir sebagai umar bakri yang ingin berkembang.Secara hirarki sebagai umar bakri ingin jadi kepala sekolah, setelah itu jadi...., setelah itu jadi.....Rasanya wajar kan ? Tapi apa yang yang terjadi ketika umar bakri mau ke sana ? Tembok besar dan tinggi, jurang menganga nan terjal, belantara nan lebat, gelap....dan banyak binatang buasnya. Ngeri rasanya untuk masuk...! Tapi Alloh juga berfirman bahwa Ia tidak akan mengubah nasib suatu kaum jika mereka tidak mau mengubahnya sendiri. Maka....masuklah aku...pelaaan...pelaaaan....entah kapan sampainya ?
Langganan:
Postingan (Atom)
